Minggu, 12 September 2021

URGENSI PENELITIAN SANAD HADIS

 Tujuan pokok penelitian hadis, baik dari segi sanad maupun matn, adalah untuk mengetahui kualitas hadis yang diteliti. Kualitas hadis sangat perlu diketahui dalam hubungannya dengan kehujjahan hadis yang bersangkutan. Hadis yang kualitasnya tidak memenuhi syarat tidak dapat digunakan sebagai hujjah. Pemenuhan syarat itu karena hadis merupakan sumber ajaran Islam. Penggunaan hadis yang tidak memenuhi syarat akan dapat mengakibatkan ajaran Islam tidak sesuai dengan apa yang seharusnya.[19]M. Syuhudi Ismail, Metodologi Penelitian Hadis Nabi, (Cet. I; Bulan Bintang: Jakarta, 1992), h. 28-29

Sanad hadis dinyatakan mempunyai kedudukan yang sangat penting, sebab utamanya dapat dilihat dari dua sisi, yakni:

1.   Dilihat dari sisi kedudukan hadis dalam kesumberan ajaran Islam;

2.  Dan dilihat dari sisi sejarah hadis.[20]M. Syuhudi Ismail, Kaedah Kesahihan Sanad Hadis: Telaah Kritis dan Tinjauan dengan Pendekatan Ilmu Sejarah, (Cet.II; Bulan Bintang: Jakarta, 1995), h. 85

Dilihat dari sisi yang disebutkan pertama, sanad hadis sangat penting karena hadis merupakan salah satu sumber ajaran islam. Sedang dilihat dari sisi yang disebutkan kedua, sanad hadis sangat penting karena dalam sejarah:(a) pada zaman Nabi tidak seluruh hadis tertulis; (b) sesudah zaman nabi telah berkembang pemalsuan-pemalsuan hadis; dan (c) penghimpunan (tadwin) hadis secara resmi dan massal terjadi setelah berkembangnya pemalsuan-pemalsuan hadis.[21]M. Syuhudi Ismail, Kaedah Kesahihan Sanad Hadis: Telaah Kritis dan Tinjauan dengan Pendekatan Ilmu Sejarah, (Cet.II; Bulan Bintang: Jakarta, 1995), h. 85

Dengan demikian maka dapat dinyatakan, ada empat faktor penting yang mendorong ulama hadis mengadakan penelitian sanad hadis, yaitu:

1.   Hadis sebagai salah satu sumber ajaran Islam

2.  Hadis tidak seluruhnya tertulis pada zaman Nabi

3.  Munculnya pemalsuan hadis

LINK VIDIO PEMBELAJARAN SKI

 SKI KELAS X

 

KONDISI BANGSA ARAB PRA ISLAM

https://www.youtube.com/watch?v=lnoffOBc28c

 

SUBSTANSI DAN STRATEGI DAWKAH PERIODE MEKKAH

https://www.youtube.com/watch?v=K_9avJqaB-Q

 

PERISTIWA HIJRAH KE HABASYAH DAN AMMUL HUZNI

https://www.youtube.com/watch?v=dkzd-cA8FdM

 

PERISTIWA PENTING DAKWAH RASULULLAH SAW PERIODE MEKKAH

https://www.youtube.com/watch?v=6PTrbOL4yz8&t=45s

 

MADINAH PRA ISLAM

https://www.youtube.com/watch?v=LCn_VVrAflc&t=70s

 

SUBSTANSI DAN STRATEGI DAKWAH RASULULLAH PERIODE MADINAH

https://www.youtube.com/watch?v=MSOr8Fhynmo&t=203s

 

PERISTIWA PENTING DAKWAH RASULULLAH SAW PERIODE MADINAH

https://www.youtube.com/watch?v=v2Ch3K_R9_c&t=490s

 

SKI KELAS XII

 

KONDISI INDONESIA PRA ISLAM

https://www.youtube.com/watch?v=0rB5ipwvXwg

 

JALUR MASUKNYA ISLAM DI INDONESIA

https://www.youtube.com/watch?v=_ATINCEMK_A

 

STRATEGI DAKWAH ISLAM DI INDONESIA

https://www.youtube.com/watch?v=Nm6hAIckfZ0&t=62s

 

FASE PENYEBARAN ISLAM DI INDONESIA

https://www.youtube.com/watch?v=OXUXW8p0_lg

 

BIOGRAFI WALI SANGA

https://www.youtube.com/watch?v=Z1PQmNEqpJM&t=84s

 

 

PERAN WALI SANGA

https://www.youtube.com/watch?v=2BNTelSc0yc&t=211s

 

KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA (SUMATERA DAN JAWA)

https://www.youtube.com/watch?v=ixzdUEzfjdE&t=98s

 

KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA (KALIMANTAN DAN SULAWESI)

https://www.youtube.com/watch?v=GFJ2-vFjmMo&t=280s

 

KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA (TERNATE DAN NUSA TENGGARA)

https://www.youtube.com/watch?v=fQSjm5jkfK0&t=323s

 

PERANAN KERAJAAN TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA

https://www.youtube.com/watch?v=oocU3gjxqKU&t=28s

 

 

AKIDAH KELAS XI

MEMAHAMI ILMU KALAM

https://youtu.be/Jsf5MWFp6-k

 

SEJARAH ILMU KALAM

https://youtu.be/msrtN_-w5dg

 

ALIRAN-ALIRAN ILMU KALAM (SYI’AH DAN KHAWARIJ)

https://youtu.be/A32v1bK_IFA

 

ALIRAN-ALIRAN ILMU KALAM (MURJI’AH, JABARIYAH, QADARIYAH)

https://youtu.be/9vn4DaR6AOY

 

ALIRAN-ALIRAN ILMU KALAM (MU’TAZILAH, ASY’ARIYAH, MATURIDIYAH)

https://youtu.be/zcVOZhlVQXk

 

MENGHINDARI DOSA BESAR (PEMBUNUHAN, LIWAT DAN LGBT)

https://youtu.be/jG_m1nyXD4M

 

MENGHINDARI DOSA BESAR (KHAMAR DAN JUDI)

https://youtu.be/0ga8vgXW3hw

 

MENGHINDARI DOSA BESAR (MENCURI DAN DURHAKA KEPADA ORANG TUA)

https://youtu.be/NVOZG5IgQMo

 

MENGHINDARI DOSA BESAR (MENINGGALKAN SHOLAT, MEMAKAN HARTA ANAK YATIM DAN KORUPSI)

https://youtu.be/LATdFaKa7-g

 

ADAB BERPAKAIAN

https://youtu.be/2e4YWocmbrw

 

ADAB BERHIAS DAN PERJALANAN

https://youtu.be/Lk2Qf70Dprw

 

 

Selasa, 27 April 2021

Dimana Letak Kekuatan Seorang Muslim

 Letak kekuatan seorang muslim berada pada imannya, kalau saja iman dalam diri seseorang kuat, imsyaallah ketika mendapat ujian dan cobaan dari Allah S.w.t akan kuat dan tidak mudah tergoncang.

Dia akan bersikap tenang dalam menghadapi ujian tersebut, karna dia sadar bahwa semua yang dimiliki dan yang sedang dinikmati semua atas kehendak Allah dan dan menyadari bahwa semua akan kembali kepada Allah S.w.t

Ia akan menganggap bahwa sesuatu yang menimpa dirinya merupakan ujian yang harus dilewati bagi seorang hamba, dan menerima ujian tersebut dengan ikhlas terlebih ridha.

Selalu menganggap bahwa ujian yang telah diberikan kepadanya mengandung sebuah kebaikan.


Begitu sebaliknya jika seseorang berada dalam kondisi keimanan yang lemah, maka jika mendapat ujian dan cobaan hatinya akan terguncang, dan menganggap bahwa apa yang dialaminya sungguh tidak adil. Dan agak sulit menerima kenyataan. Berlarut-larut dalam kesedihan, Astagfirullah...padahal hal tersebut tidak diperbolehkan.

Padahal....sesuatu yang menurut kita baik, tapi belum tentu baik menurut Allah S.w.t

Dan sesuatu yang buruk di mata kita belum tentu buruk di mata Allah S.w.t

Mari berdoa semoga kita selalu diberikan keimanan yang kuat.

Aamiin......

Kamis, 18 Maret 2021

REMEDI SKI 11 MIPA 1,2,3, 11 KGM, 11 IPS

 

1.    1. Dalam bahasa Arab, gerakan pembaruan Islam disebut tajdid

2.    2. Dalam bahasa Arab, gerakan pembaruan Islam disebut jaded

3.  3.   upaya-upaya untuk menyesuaikan paham keagamaan Islam dengan perkembangan baru yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern disebut Pembaruan Islam

4.   4.  upaya-upaya untuk menyesuaikan paham keagamaan Islam dengan perkembangan baru yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern disebut Reinkarnasi

5.    5. Muhammad Ali Pasha meninggal dunia pada tahun 1849 M di Alexandria kemudian jenazahnya dimakamkan di komplek masjid Alabaster

6.   6.  Muhammad Ali Pasha meninggal dunia pada tahun 1849 M di Aleppo kemudian jenazahnya dimakamkan di komplek masjid Nabawi

7.  7.   Jamaluddin Al-Afghani dilahirkan di Asadabad, dekat Kanar di Distrik Kabul, Afghanistan

8. 8.  Jamaluddin Al-Afghani dilahirkan di Persia, dekat Kanar di Distrik Kabul, Afghanistan

9.  9. Paman M. Abduh merupakan  seorang Syaikh (guru spiritual) Darwisy Khadr seorang ulama shufi dari Tharekat Syadzili

1   10. fatalisme merupakan paham yang beranggapan bahwa segala sesuatu harus diusahakan, manusia harus berusaha

11.  11. Menurut Muhammad Iqbal kemunduran umat islam disebabkan karena  ada kecenderungan umat Islam terjerembab pada paham fanatisme

12.  12. Kata dinamisme artinya berhenti

13.  13. Menurut istilah dinamisme adalah suatu aktifitas yang didasarkan pada kesadaran untuk selalu berubah secara positif untuk mengikuti perkembangan zaman

14.  14. Tujuan Rasyid Ridha dalam menerbitkan majalah Al-Manar yaitu untuk mengadakan pembaruan melalui media cetak yang di dalamnya berisikan bidang agama, sosial, ekonomi, memberantas takhyul dan faham bidah yang masuk ke dalam kalangan umat Islam.

15. 15.  Majalah Al Jenar merupakan majalah yang diterbitkan Rasyid Ridha


 

Jumat, 12 Februari 2021

REMEDI SKI KELAS 11 (GERAKAN PEMBAHARUAN)

 1. Tajmahal merupakan icon budaya peninggalan Daulah Islam dari...

a. Syafawi

b. Persia

c. Daulah umayyah

d. Daulah abbasiyah

e. Mughal

2. Istana Al Hamra merupakan salah satu bukti dari kejayaan Islam di...

a. Denmark

b. Syiria

c. Mekah

d. Andalusia (spanyol)

e. Irak

3. Orang yang dikenal sebagai Bapak Kedokteran adalah....

Ibnu Farabi

Al Khawarizmi

Ibnu Sina

Al Ghazali

Al Kindi

4. Penemu angka 0 dan orang yang mengembangkan ilmu matematika seperti aljabar, logaritma adalah....

Ibnu Farabi

Al Khawarizmi

Ibnu Sina

Al Ghazali

Al Kindi

5. Syaikh Amir Syakib berpendapat alasan umat islam mundur dan sulit maju yaitu...

a. Hilangnya semangat jihad

b. Cinta akhirat dan tidak mementingkan dunia

c. Tidak mau belajar

d. Keras kepala dan tidak mau menerima saran dari orang lain

e. Tidak menginginkan budaya barat tercampur

6. Misi politik devite et impera yaitu...

a. Politik gotong royong

b. Politik pecah belah

c. Politik adu domba

d. Politik demokratis

e. Politik sosialisme

7. Negara Barat menjajah Islam yakni dengan melakukan missionaris atau zending yaitu...

a. Menyebarkan budaya barat

b. Menyebarkan tradisi warga setempat

c. Menyebarkan agama kristen

d. Melakukan pendekatan keluarga

e. Memberikan bantuan terhadap rakyat kecil

8. Bangsa barat menguasai islam dengan semboyan mereka yakni...

a. Golden, glory, dan gospel

b. Gasper, golden, dan glory

c. Gold, groovy, dan gospel

d. Gold, glory, dan gospel

e. Gold, glory, dan groovy

9. Upaya memulihkan kembali kejayaan islam dikenal dengan...

a. Gerakan missionaris

b. Gerakan zending

c. Gerakan sosialis

d. Gerakan tradisionalis

e. Gerakan pembaharuan

10. Berikut ini yang bukan merupakan tokoh pembaharuan islam adalah:

a. Al Khawarismi

b. Jamaludin al afghani

c. M.Abduh

d. Rasyid ridha

e. M.Iqbal

11. Ekspedisi Inggris, Portugis, Belanda, dan Spanyol dilakukan pada abad...

a.14-19 M

b.15-19 M 

c.16-19 M

d.17-20 M

e.18-22 M

12. Diantara kelompok pembaharu meniru pola dan sistem pendidikan yang diterapkan oleh bangsa Barat dalam mengembangkan sains dan teknologi. Gerakan ini dipelopori oleh...

a.Sultan Mahmud II

b.Sultan Syaher syah

c.Sultan Ba'abullah

d.Sultan Tirtayasa

e.Syekh Alam mangkubumi

13. Negara mayoritas muslim yang pertama kali memerdekakan diri adalah...

Malaysia

Singapura

Filiphina

Indonesia

India

14. Mesir baru menganggap dirinya benar-benar merdeka pada tanggal...

24 Juli 1951

23 Juli 1952 

23 Juni 1952

23 Januari 1952

24 Januari 1953

15. Semangat untuk menyebarkan agama Kristen di negara Islam yang dijajah dinamakan:

Gold

Glory

Gospel 

Golden 

Groovy

16. Semangat untuk mencapai kejayaan dalam bidang kekuasaan dinakaman...

Gold

Glory 

Gospel 

Golden 

Groovy

17. Semangat untuk mencari keuntungan sebanyak banyaknya dinamakan...

Gold 

Glory 

Gospel 

Golden 

Groovy

18. Salah satu faktor penyebab kemuduran umat islam yaitu Umat Islam tidak mau bersatu dan terpecah belah. Padahal umat Islam diperintahkan untuk bersatu seperti halnya dalam surat...

a. Q.S Ali Imran: 35

b. Q.S Al Baqarah:182

c. Q.S Al Waqiah: 6

d. Q.S Ali Imran: 103

e. Q.S Al Maun: 4

19. Berikut ini merupakan faktor eksternal penyebab runtuhnya Dinasti Abbasiyah yaitu...

a. Perebutan kekuasaan diantara penguasa

b. Hidup foya2 di kalangan istana

c. Perang salib

d. Fanatisme kebangsaan

e. Kedudukan khalifah yang tidak cukup kuat

20. Maroko dijajah oleh prancis pada tahun...

a. 1911 M 

b. 1882 M

c. 1889 M

d. 1881 M

e. 1922 M

Senin, 20 Juli 2020

ILMU BALAGHAH


1. PENGERTIAN BALAGHAH


Balaghah ( بلاغة ) secara etimologi barasal dari kata بلغ , yang memiliki arti ‘sampai’, sama dengan arti dari kata وصل. Makna ini sebagaimana terdapat dalam al-qur’an, diantaranya dalam surat al-kahfi, ayat 90 sebagai berikut:
 حَتَّى إِذَا بَلَغَ مَطْلِعَ الشَّمْسِ وَجَدَهَا تَطْلُعُ عَلَى قَوْمٍ لَمْ نَجْعَلْ لَهُمْ مِنْ دُونِهَا سِتْرًا (٩٠)
“Hingga apabila Dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) Dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu.”
فَلَوْلا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ (٨٣)
“ Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan.”
Selain ayat diatas, masih banyak ayat-ayat yang di dalamnya terdapat kata بلغ , yang mengandung arti ‘sampai’ .
Menurut Abd al-Qadir Husein, Balaghah yaitu ”  مطابقة لمقتضى الحال مع فصاحته” yang artinya sesuai dengan situasi dan kondisi.  Istilah ini kaitannya dengan كلام (ucapan), dimana متكلم (pembicara) harus menyusun dan menyampaikan ucapannya sesuai dengan situasi dan kondisi para pendenganrnya, sehingga perubahan situasi dan kondisi para pendengar menuntut perubahan susunan كلام (ucapan). Situasi dan kondisi  yang menuntut pembicaraan panjang lebar (إطناب), tentu berbeda dengan situasi dan kondisi  yang menuntut pembicaraan ringkas (يجازإ). Berbicara kepada orang cerdas tentu berbeda dengan berbicara kepada orang yang kurang cerdas. Oleh karena itu muncullah istilah “  مقام مقاللكل “ yang artinya untuk setiap situasi dan kondisi ada كلام yang sesuai dengannya.
Dalam kajian sastra, balaghah ( بلاغة ) ini menjadi sifat dari كلام dan متكلم , sehingga lahirlah sebutan كلام بليغ dan بليغ متكلم.  Maksud dari كلام بليغ yaitu ucapan atau pembicaraan yang sesuai dengan situasi dan kondisi pendengar serta terdiri dari kata-kata yang fashih, adapun بليغ متكلم yaitu orang yang mampu menyampaikan pembicaraannya sesuai dengan situasi dan kondisi pendengarnya dengan kata-kata yang tepat nan indah.
Nilai balaghah ( بلاغة ) setiap كلام bergantung kepada sejauh mana كلام itu dapay memenuhi tuntutan situasi dan kondisi, setelah memperhatikan فصاحة (kejelasannya)-nya. كلام فصيح yaitu kalam yang jika dilihat dari aspek nahwiyah tidak dianggap menyalahi aturan, yang dapat mengakibatkan ضعف التأليف (lemah susunan) dan تعقيد (rumit), dari aspek bahasa tidak terdapat kata-kata  غرابة (asing), dan jika dilihat dari aspek sharaf tidak menyalahi qiyas, seperti tidak menggunakan kata “  الأجلل” yang menurut aturan sharaf seharusnya “ الأجلّ “. Sedangkan jika dilihat dari aspek ذوق terbebas dari تنافر (berat pengucapannya), baik hanya dalam satu kata seperti مستشزرات ataupun dalam beberapa kata, meskipun satuan kata-katanya tidak bersifat تنافر.
Secara ilmiah, ilmu balaghah merupakan suatu disiplin ilmu yang mengarahkan pembelajarannya untuk bisa mengungkapkan ide pikiran dan perasaan seseorang berdasarkan kepada kejernihan jiwa dan ketelitian dalam menangkap keindahan.
Sebagai suatu disiplin ilmu, tentunya ilmu balaghah mempunyai objek kajian. Adapun untuk lebih jelasnya, objek kajian ilmu balaghah akan dibahas pada poin berikutnya.


2. BIDANG KAJIAN BALAGHAH

Ilmu balaghah merupakan sebuah disiplin ilmu yang berkaitan dengan masalah kalimat, yaitu mengenai susunannya, maknanya, pengaruh jiwa terhadapnya, serta keindahan dan kejelian pemilihan kata yang sesuai dengan tuntutan. Sebagai sebuah disiplin ilmu, ilmu balaghah mempunyai tiga bidang kajian, yaitu:

a.    Ilmu bayan ( علم البيان )
Secara etimologi, بيان berarti ‘terbuka’ atau ‘jelas’. Sedangkan dalam ilmu balaghah, ilmu bayan adalah ilmu yang mempelajari cara-cara menyampaikan suatu gagasan dengan redaksi yang bervariasi. Ilmu ini pertama kali dikembangkan oleh Abu Ubaidah Ibn al-Matsani dengan kitab karangannya yang berjudul مجاز القران . Objek yang menjadi kajian ilmu ini adalah   تشبيه (penyerupaan), مجاز  (majaz), dan  كناية (konotasi).


b.    Ilmu ma’ani ( علم المعانى )
Secara etimologi معانى berarti ‘maksud’, ‘arti’, atau ‘makna’. Para ahli ilmu ma’ani mendefinisikan sebagai pengungkapan melaluai ucapan sesuatu yang ada dalam pikiran atau disebut juga gambaran dari pikiran.
Sedangkan menurut istilah, ilmu ma’ani adalah
علم يعرف به أحوال اللفظ العربي التى بها يطابق مقتضى الحال
“Ilmu yang mempelajari hal ihwal bahasa Arab yang sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi.”
Ilmu ini pertama kali dikembangkan oleh Abd al-Qahir al-Jurzanji. Adapun objek kajiannya yaitu kalimat-kalimat bahasa Arab.


c.    Ilmu badi’ ( علم البديع)
Menurut pengertian leksikal, badi’ adalah suatu ciptaan baru yang tidak ada contoh sebelumnya. Sedangkan secara terminologi adalah suatu ilmu yang mempelajari segi-segi (metode dan cara-cara yang ditetapkan untuk menghiasi kalimat dan memperindahnya) dan keistimewaan- keistimewaan yang dapat membuat kalimat semakin indah, bagus dan menghiasinya dengan kebaikan dan keindahan setelah kalimat tersebut sesuai dengan situasi dan kondisi dan telah jelas makna yang dikehendakinya.
Peletak dasar ilmu badi’ adalah Abdullah Ibn al-Mu’taz (W. 274 H). Adapun Objek kajian ilmu ini adalah upaya memperindah bahasa, baik pada tataran lapal (  محسنات لفظية) maupun makna (  محسنات معنوية).

3.    FASHOHAH


Fashohah menurut bahasa bermakna ‘jelas’ atau ‘terang’. Sedangkan menurut istilah, fashohah terbagi kedalam tiga kategori, yaitu:
a.    كلمة فصيحة (kata fashih)
Suatu kata disebut pasti atau jelas, jika kata tersebut terbebas dari aspek-aspek berikut ini:
1)    تنافر الحروف , yakni kata-kata yang sukar diucapkan.
Contoh:                  تركتها ترعى الهعخع
Artinya: “Aku membiarkannya makan rumput”
Pada ungkapan diatas terdapat kata هعخع . kata ini terdiri dari tiga huruf, yaitu ه , خ , dan ع  yang dibaca berulang-ulang. Kata yang terdiri dari huruf-huruf seperti ini biasanya sulit diucapkan, dan yang seperti ini dinamakan تنافر الحروف .
2)    غرابة , yakni suatu ungkapan yang terdiri dari kata asing, jarang dipakai, dan tidak masyhur.
Contoh:             ما لكم تكأكئتم علي كتكأكئكم على ذي جنة افرنقعوا
Artinya: “mengapa kalian berkumpul padaku seperti menonton orang gila? Peregilah!”
Kata yang sulit disini adalah تكأكئتم dan افرنقعوا . Kedua kata tersebut dianggap gharabah, karena jarang digunakan sehingga sulit diartikan.
3)    مخالفة القياس , yakni kata-kata yang menyalahi kaidah umum ilmu sharaf.
Contoh:        فلا يُبْرَمُ الأمرُ الذى هو حالل – ولايُحْلَلُ الأمرُ الذى هو يَبْرُمُ
Artinya: “sesuatu yang lentur akan sulit untuk ditegakkan, dan sesuatu yang keras akan sulit untuk dilenturkan.”
Pada syi’ir di atas terdapat dua kata, yaitu حالل dan يُحْلَلُ . bentuk kedua kata tersebut tidak sesuai dengan kaidah ilmu sharaf, karena jika mengikuti kaidah ilmu sharaf seharusnya حال dan يحلُ .



b.    كلام فصيح , artinya kalimat yang baik, indah, mudah diucapkan dan difahami. Suatu kalimat dinilai fasih jika terhindar hal-hal berikut ini:
1)    Susunan kalimatnya tidak tanafur, yakni tidak tersusun dari kata-kata yang berat atau sukar diucapkan. Bisa jasi kata-katanya fashih, akan tetapi susunannya sulit diucapkan, maka ia termasuk تنافر الكلمة .
Contoh:         وقبر حرب بمكان قفر – وليس قرب قبر حرب قبر
Artinya: “Adapun kuburan musuh itu di tempat sunyi dan tiada kuburan lain dekat kuburan itu.”
Susunan kalimat di atas dianggap berat pengucapannya, sebab berkumpul beberapa kata yang hampir bersamaan hurufnya.
2)    Susunan kalimatnya tidak ضعف التأليف , yaitu susunan kalimat yang lemah, sebab menyalahi kaidah ilmu nahwu atau sharaf.
Contoh: ضرب غلامه زيد seharusnya ضرب زيد غلامه
3)    Adanya تعقيد لفظى , yakni kerancuan pada kata-kata. Suatu kaliam termasuk ke dalam  تعقيد اللفظى apabila ungkapan kata-katanya tidak menunjukkan tujuan karena ada cacat dalam susunannya.
Contoh:   وَمَا مِثْلُهُ فِى الناسِ الاّ ملِكا اَبُو أمِّه حيّ اَبُوهُ يُقارِبُهُ 
Susunan kaliamat di atas asalnya,
وَمَا مِثْلُهُ فِى الناسِ حيّ يُقارِبُهُ الاّ ملِكا اَبُو أمِّه اَبُوهُ
Artinya: “tiadalah seorang pun yang menyerupainya, kecuali raja yang bapak ibunya itu masih hidup, yaitu bapaknya (Ibrahim) yang menyerupai dia.”
Maksudnya tiada di antara manusia yang masih hidup yang menyerupai dia, kecuali raja yang menyerupai bapak ibunya, yaitu Ibrahim..
4)    تعقيد معنوي , yakni kerancuan pada makna, seperti:
سأطلُبُ بُعدَ الدارِ عنكم لتَقرُبُوا – وتسكبُ عينايَ الدّمُوعَ لتجمُدا
Artinya: “aku mencari tempat ang jauh dari kamu sekalian, agar kamu kelk menjadi dekatdenganku dan supaya kedua mataku mengucurkan air mata, kemudian supaya menajdi keras.”
Maksudnya, “sekarang aku lebih suka berpisah jauh denganmu untuk sementara waktumeskipun sampai mengucurkan air mata karena prihatin.”
Untuk mengambil makna dari syi’ir di atas sangat sulit, sehingga dinamakan تعقيد معنوي  .



c.    متكلم فصيح , yaitu bakat kemampuan berekspresi secara baik yang melekat pada seorang mutakallim. Seorang mutakalim yang fasih adalah orang yang dapat menyampaikan maksudnya dengan ucapan yang fashihah atau baik dan lancar.





Sumber:
http://mubtada10.blogspot.com/2012/03/pengertian-balaghah-dan-bidang_10.html

Senin, 06 April 2020

Penggunaan Lam Ta'lil, Lam Juhud dan Hatta/ Sehingga

1. Lam Ta'lil (makna sebab).

Yaitu huruf jar yang mabni kasrah. Kalimat setelahnya adalah fiil mudharik yang nasab dengan "أن" yang selalu tersembunyi. Disebut juga dengan Lam Kay karena kalimat setelahnya menjadi sebab atas hasilnya kata sebelumnya. Contoh: جئتُ لأدرسَ Saya datang untuk belajar. Contoh lain : وأنزلنا إليك الكتاب لِتبيّنَ للناسِ QS An-Nahl : Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia.

2. Lam Juhud.

Yaitu huruf jar yang mabni kasrah yang selalu didahului oleh kata " لم يكن ، لن يكون ، ليس يكون ، لا يكون ماكان" yang nafi dan sejenisnya, sedangkan kata setelahnya teridiri dari fiil mudharik yang nasab dengan "أن" yang tersimpan. Tujuan lam juhud untuk menaukidi (menekankan) ketiadaan kalimat sebelumnya. Adapun amal dari lam juhud adalah mengejarkan masdar yang ditakwil dari "أن" "an" yang tersembunyi dan fiil mudharik yang nasab setelahnya. Contoh: [ماكان الله لِيعذِّبَهم وأنت فيهم ] QS Al-Anfal :33 "Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka." Contoh lain: [لم يكنِ اللهُ لِيغفرَ لكم ] QS An-Nisa :37 "maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka,"